Tampilkan postingan dengan label konflik israel-palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konflik israel-palestina. Tampilkan semua postingan

We will not go down (sebuah lagu untuk gaza)

setelah sekian lama tidak memposting akhirnya saya membuat posting baru, dalam posting ini saya menyembahkan sebuah lagu apik dari Michael heart yang berjudul we will not go down



[PLAY] aja langsung jka ingin melihat video dan lagunya
Lagu apik ini dibuat sebagai bentuk solidaritas untuk warga-warga yang berada di Palestina tepatnya di Gaza.

dan inilah lyriknya....



WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
ns

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Lagu ini dapat di download secara gratis

click here to download



» Read more....

foto2 kebiadaban israel

Ini adalah foto-foto kebiadaban Israel terhadap bangsa Palestina. Gambar-gambar tersebut menjelaskan kekejaman Israel yang disebut Allah dalam surat Al Fatihah sebagai Al Maghdlub (Orang yang dimurkai Allah).

Israel Soldier pointing gun at a terrified child

Foto seorang tentara Israel menodongkan senapannya ke anak kecil yang ketakutan di depan ayah dan ibunya. Apakah tentara Israel itu manusia atau binatang yang tidak punya hati?




Israel killing Palestine children

Foto mayat anak yang dibunuh tentara Israel.

Israel killing babies

Foto mayat bayi yang dibunuh tentara Israel

Israel kill American and English women

Foto wanita Amerika dan Inggris yang dibunuh Israel

Israel robbing Palestine landIsrael terus merampas tanah bangsa Palestina. Itulah sebabnya mengapa bangsa Palestina yang disebut “Teroris” oleh Israel dan antek-anteknya melawan balik Israel.

Israel bisa membunuh bangsa Palestina dengan senjata illegal rudal cluster dan bom kimia yang diluncurkan dari pesawat dan helikopter tempur yang diberikan oleh pemerintah AS. Israel bisa membunuh bayi dan anak-anak Palestina sebanyak mereka mau tanpa sanksi apa pun dengan dukungan pemerintah AS.

US tax payers money sent to Israel by US governmentPemerintah AS memberikan milyaran dollar uang pembayar pajak AS ke Israel.

Pemerintah AS akan memveto semua resolusi yang mengutuk kekejaman Israel sebab tidak ada seorang pun yang bisa jadi presiden AS tanpa dukungan dana jutawan dan media massa Yahudi AS (contohnya: CNN).

Israel membom sekolah PBB yang menewaskan 34 anak tanpa sanksi invasi yang dilakukan AS di Irak dan Afghanistan. Bahkan sanksi ekonomi AS seperti yang diterima Iran pun tidak.

Siapa yang akan menolong bayi dan anak-anak Palestina dari kebiadaban Israel?

Versi Inggris ada di:

www.islammyreligion.wordpress.com

» Read more....

Mengapa Ummat Islam Bisa Dikalahkan Israel?

Roket HizbullahJumlah ummat Islam ada 1,2 milyar. Sementara Yahudi hanya sekitar 20 juta di mana 7 juta tinggal di Israel. Sisanya 6 juta tinggal di AS, 700 ribu di Perancis dan Rusia, 300 ribu di Inggris, Asia, Amerika latin, dan sebagainya. Bahkan di Indonesia juga ada.

Mengapa ummat Islam yang jumlahnya jauh lebih besar bisa dikalahkan Israel dengan mudah? Mengapa Ummat Islam meski saudara Muslimnya di Palestina dibantai Israel tidak berdaya sama sekali untuk membantu sehingga 1.033 warga Palestina (sebagian besar wanita dan anak-anak) tewas dan 4.850 luka parah? Jumlah korban terus bertambah hingga sekarang (saat ini hari ke 20). Bukankah kata Nabi Muhammad SAW ummat Islam itu seperti satu tubuh? Jika yang lain sakit, maka yang lain akan merasakan sakit juga? Apakah ke-Islaman kita sudah sangat tipis?

Ini tak lepas dari berbagai faktor. Yang utama adalah karena kelemahan ummat Islam sendiri.

Ummat Islam Tidak Bersatu

Pertama ummat Islam tidak bersatu. Tapi bercerai-berai. Padahal dalam surat Ali ‘Imran ayat 103 Allah melarang ummat Islam bercerai-berai. Saat ini ummat Islam di seluruh dunia terkotak-kotak dalam banyak negara yang tidak jarang satu sama lain saling bermusuhan bahkan perang seperti Iraq, Kuwait, Arab Saudi, Iran, dan sebagainya.

Padahal ketika ummat Islam bersatu, ummat Islam mampu mengalahkan musuhnya dengan mudah. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ummat Islam mampu menghalau kaum Yahudi serta menundukkan kerajaan Romawi dan Persia. Pada zaman Sultan Salahuddin Al ‘Ayubi, ummat Islam mampu mengalahkan negara-negara Eropa yang bersatu dalam perang merebut Yerusalem.

Sebaliknya, kaum Yahudi yang mengembara di berbagai negara seperti Eropa, Amerika, Asia, dan Australia lewat Sistem Ekonomi Neoliberalisme/Kapitalisme melalui Pasar Modal, Pasar Uang, dan Pasar Komoditas akhirnya menguasai perekonomian banyak negara di seluruh dunia. Bahkan 90% sumber daya alam Indonesia seperti minyak, gas, emas, dan sebagainya dikuasai perusahaan-perusahaan kafir yang sebagian besar berasal dari AS. Organisasi PENA memperkirakan perusahaan-perusahaan tersebut memperoleh Rp 2.000 trilyun/tahun dari kekayaan alam Indonesia.

Tak ada seorang pun yang bisa jadi presiden AS tanpa dukungan dana kampanye dari kelompok Jutawan Yahudi AS dan juga media massa yang dikuasai Yahudi.

Dengan pimpinan AS yang pemerintahannya dikuasai kelompok Yahudi inilah kaum Yahudi mengerahkan segala dana, SDM, dan militer dari seluruh dunia untuk mendukung Israel. Sebagai contoh, negara-negara Islam seperti Mesir, Turki, dan Yordania selain berasaskan sekuler ciptaan Yahudi juga membina hubungan diplomatik dengan Israel. Presiden Mesir, Hosni Mobarak, bahkan menutup perbatasan Gaza-Mesir sehingga rakyat Palestina tidak bisa melarikan diri ke sana. Makanan dan obat-obatan pun tidak bisa masuk hingga sebagian rakyat Gaza ada yang sampai memakan rumput karena lapar. Presiden Mesir, Hosni Mobarak yang merupakan boneka Yahudi sanggup membuat bangsa Mesir jadi tidak punya rasa persaudaraan Islam atau pun Arab dengan Palestina yang Arab Muslim.

Oleh karena itu ummat Islam harus bersatu. Segala macam masalah furu’iyah seperti ”Qunut” yang membuat ummat Islam saling timpuk dan hujat satu sama lain harus dihilangkan. Sebab jangankan berdebat tentang hadits, berdebat tentang ayat Al Qur’an yang mutasyabihat (tidak jelas) pun Allah melarangnya (Ali ’Imran:7). Ummat Islam harus bersatu dan tidak boleh terpengaruh oleh kalangan khawarij atau pun ashobiyah yang begitu gampang mengkafirkan Muslim lainnya dan memecah-belah persatuan Islam.

Ummat Islam Dikuasai Kelompok Kafir

Ummat Islam juga tidak pantas tunduk kepada PBB yang dikuasai kelompok kafir yang tidak peduli sama sekali pada nasib ummat Islam di Iraq, Afghanistan, dan Palestina. Anggota Tetap DK (Dewan Keamanan) PBB adalah AS, Inggris, Perancis, Rusia, dan Cina. Semuanya kafir di mana AS, Inggris, dan Perancis dikuasai betul oleh kaum Yahudi. Oleh karena itu bodoh sekali jika ummat Islam mempercayakan nasibnya pada orang-orang kafir yang justru memerangi Islam. Allah melarang ummat Islam mengangkat orang-orang kafir jadi pemimpin atau pelindung (Al Maa’idah:57).

Sebaliknya Organisasi Konferensi Islam (OKI) harus diperkuat. Harus ada DK (Dewan Keamanan) OKI yang mampu mengirim pasukan untuk membela ummat Islam yang tertindas. Para raja mau pun presiden-presiden negara Islam harus memilih satu pemimpin untuk jadi pemimpin OKI yang akan melindungi mereka semua. Nanti pemimpin OKI inilah yang mengatur dan melindungi negara-negara Islam sehingga perpecahan antara negara Islam bisa dihilangkan.

Boikot Dollar dan Produk AS dan Israel

Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohammad, menghimbau agar negara-negara Islam memboikot dollar dan produk AS. Indonesia untuk mempertahankan devisa sekitar US$ 54 milyar harus menjual seluruh kekayaan alamnya, menjual BUMN-BUMN yang bernilai ribuan trilyun rupiah, mengundang investor asing (baca: Investor Kafir), dan juga berhutang kepada IMF, World Bank, ADB, dan sebagainya.

Sebaliknya, AS dengan mudah dapat membuat dollar. AS tinggal menekan tombol ”Print” untuk mencetak dollar sebanyak yang mereka mau. Padahal dollar AS itu sebenarnya berasal dari kertas yang nyaris tidak ada harganya. Negara-negara Eropa cukup cerdas untuk bisa dipermainkan dollar AS. Oleh karena itu mereka (kecuali Inggris yang Pondsterlingnya nyaris sekuat dollar) membentuk mata uang Euro sehingga perdagangan antar negara Eropa tidak perlu memakai dollar.

Jika tidak pakai dollar, Indonesia impor barang pakai apa? Indonesia bisa membayarnya dengan mata uang negara Importir seperti Yen Jepang atau Yuan China. Sebaliknya China dan Jepang jika beli barang Indonesia harus membayar dengan rupiah. Atau Indonesia bisa mematok rupiah dengan Dinar Emas atau Dirham Perak. Misalnya Rp 100 ribu saja dengan 0,1 Dinar (1 dinar = 4,25 gram emas 22 karat).

Bank-bank Syari’ah atau Bank-bank Islam harus mensosialisasikan Dinar emas dan Dirham perak dengan membuka counter jual-beli dinar/dirham sehingga tidak perlu dollar AS lagi. Jika transaksi valas nilainya sekitar Rp 7.000 trilyun/tahun dan memberi keuntungan sekitar Rp 500 trilyun/tahun bagi money changer atau pun bank yang menyediakan transaksi valas, maka jual-beli dinar-rupiah bisa memberikan keuntungan serupa.

Produk-produk AS yang mendukung Yahudi seperti KFC, McDonald, Sara Lee, Coca Cola, dan sebagainya harus diboikot. Bagi orang-orang yang bekerja di perusahaan tersebut, janganlah takut miskin. Allah mengatakan hal itu dalam Surat At Taubah ayat 28 ketika orang-orang kafir dan perusahaan-perusahaan kafir dilarang memasuki kota suci Mekkah karena banyak orang Islam yang bekerja di perusahaan tersebut. Tapi ternyata begitu perusahaan orang-orang kafir menghilang, perusahaan-perusahaan orang Islam bisa menggantikannya. Ummat Islam justru lebih makmur karena mereka bukan cuma jadi pekerja atau kuli dengan upah UMR saja, tapi juga jadi pemilik perusahaan dengan penghasilan tak terbatas.

Jangan hanya produk-produk AS yang diboikot. Para pejabat, wakil rakyat, ulama, ekonom mau pun jurnalis Muslim harus berusaha agar perusahaan-perusahaan kafir yang menguasai kekayaan alam Indonesia dan menyumbang total Rp 2.000 trilyun/tahun (menurut organisasi PENA) ke negara-negara kafir tersebut bisa dinasionalisasi sehingga hasilnya bisa dinikmati oleh rakyat Indonesia dan ummat Islam. Ummat Islam harus bisa mengikuti Venezuela yang telah menasionalisasi perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di negaranya. Tentu saja hal ini akan dapat tentangan dari ekonom ”Mafia Berkeley” yang jadi kaki tangan Yahudi AS. Tapi ummat Islam harus bisa mengalahkan mereka.

Indonesia ”menyumbang” sekitar Rp 2.000 trilyun/tahun. Begitu pula negara-negara Islam lainnya yang kekayaan alamnya dikuras oleh AS. Uang itu akhirnya dipakai untuk membuat berbagai senjata canggih yang dipakai untuk menyerang dan menjajah Islam seperti di Iraq, Afghanistan, dan juga Palestina. AS setiap tahun menyumbang Israel sebesar US$ 3,2 milyar. Sebagian besar berasal dari negara-negara Islam seperti Indonesia. Ummat Islam yang seharusnya makmur pun jadi miskin seperti Indonesia. Indonesia tanahnya kaya, tapi rakyatnya miskin karena pemimpinnya kurang cerdas sehingga kekayaan alamnya justru dikeruk oleh pihak asing/kafir.

Ummat Islam juga harus berhenti merokok karena selain berbahaya juga boleh dikata semua perusahaan rokok besar itu dikuasai orang kafir. Bahkan ada pabrik rokok Indonesia yang dikuasai perusahaan AS. Jika seorang menghabiskan Rp 300 ribu per bulan untuk rokok, maka dalam setahun dia menyumbang Rp 3,6 juta kepada orang kafir. Jika ada 100 juta Muslim yang merokok, maka ada Rp 360 trilyun uang yang disumbang ummat Islam kepada orang-orang kafir setiap tahun. Padahal mayoritas ummat Islam miskin dan butuh pertolongan!

Kuasai Persenjataan Canggih

Para Mujahidin Indonesia yang akan berangkat ke Palestina juga harus cerdas. Memang bela diri dengan tangan kosong mau pun dengan pedang itu penting. Tapi itu saja tidak cukup! Untuk melawan jet-jet dan helikopter tempur Israel tidak bisa dengan bela diri atau pedang saja. Tapi harus memakai senapan sniper atau pun roket yang bisa mencapai pesawat tempur Israel dan menghancurkannya. Ummat Islam harus menggunakan senjata yang bisa menggentarkan musuh sebagaimana dinyatakan surat Al Anfaal ayat 60.

Pembuatan roket-roket yang bisa menghancurkan tank-tank dan pesawat Israel macam yang dipakai gerilyawan Hizbullah di Lebanon harus dikuasai sehingga tentara Israel bisa dipukul mundur seperti di Lebanon pada tahun 2006.

Embargo Minyak terhadap AS dan Israel

Satu lagi yang harus kita ingat. Kenapa Tank-tank Israel bisa berjalan, pesawat-pesawat tempur Israel bisa terbang, dan roket-roket Israel bisa meluncur? Itu karena minyak dari Arab Saudi. Tanpa minyak, tank, pesawat tempur, dan roket Israel takkan bisa berjalan. Israel tidak punya minyak. AS justru kekurangan minyak. Ada pun Arab Saudi adalah eksportir minyak terbesar di dunia. Tanpa minyak Arab Saudi, Israel tak akan mampu membantai ummat Islam di Palestina dan Lebanon. Oleh karena itu Iran mengusulkan embargo minyak terhadap Israel dan AS untuk mengatasi serangan Israel di Gaza.

Tahun 1970-an negara-negara Arab bisa membuat AS dan Israel mundur dengan embargo minyak. Namun saat ini pemerintah Arab Saudi mengundang tentara AS untuk menghadapi pemerintah Iraq yang dulu dipimpin Saddam Hussein. Dengan matinya Saddam, harusnya raja Arab berani meminta tentara AS mundur dari tanah Arab.

Semoga dengan persatuan dan kemandirian, ummat Islam bisa kembali berjaya. Mohon sampaikan informasi ini kepada muslim lainnya.


» Read more....

Akibat Serangan Israel, Sektor Pendidikan di Libanon dan Palestina Berantakan

Masalah pendidikan di Selatan Libanon, adalah permasalahan besar akibat perang yang dilancarkan Zionis Israel. Pasukan udara Zionis Israel telah mempertontonkan kebiadabannya dengan menghancurkan ratusan sekolah di Selatan Libanon. Sektor pendidikan di Libanon mengalami ancaman yang sangat berbahaya bukan hanya kehancuran fasilitas pendidikan, tapi juga menurunnya kualitas pengajar dan ketidakmampuan keluarga untuk membiayai pendidikan.

Menteri pendidikan Libanon, Khaled Qabany, mengatakan, “Dana untuk menutupi kebutuhan biaya sektor pendidikan tahun depan telah dipakai untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang hancur oleh serangan Israel. Jumlah dana yang dibutuhkan sekitar 70 juta dolar.”

Ia juga menjelaskan bahwa pada pertemuan solidaritas pertama untuk pendidikan di Libanon, yang diselenggarakan Menteri Pendidikan, bekerjasama dengan Unicef dari PBB, dana pembangunan meliputi pembangunan gedung dan pembelian sarana dan prasarana sekolah, serta pelatihan bagi guru-guru dan pengembangan kurikulum.

Qabany mengatakan, jumlah sekolah yang hancur akibat serangan udara Israel, lebih dari 300 gedung sekolah. Padahal tahun ajaran baru 2006-2007 di Libanon akan dimulai pada tanggal 9 Oktober mendatang. Di samping itu, serangan Zionis Israel yang dimulai sejak 21 Juli, menyebabkan satu juta orang mengungsi ke berbagai daerah dari Libanon Selatan.

Di Jalur Ghaza, Palestina, sektor pendidikan juga mengalami problema serius akibat agresi Israel. Para orang tua sudah tidak mampu lagi menunaikan biaya sekolah mereka karena kondisi ekonomi yang semakin menurun. Seorang karyawan di pemerintahan Palestina, Muhammad Abu Murr mengatakan, dia tidak mampu lagi membayar biaya pendidikan sejak dimulainya tahun ajaran baru karena perekonomian yang semakin tak menentu melanda Palestina.

Abu Murr yang hidup di tenda pengungsian Khan Yunis, selatan Ghaza, mengatakan, “Saya tidak tahu lagi apa yang harus saya lakukan. Tahun ini saya tidak mampu membeli apapun untuk anak-anak saya. Tidak mampu membeli pakaian sekolah, buku-buku dan peralatan sekolah.” Selain Abu Murr masih ada sekitar 160 ribu orang karyawan lagi yang tidak menerima gaji sejak bulan Maret karena isolasi ekonomi yang dilakukan Israel, pascakemenangan Hamas di Palestina.

Di Palestina, tahun ajaran baru harus mulai berjalan sejak bulan September ini. Namun melihat sikon perekonomian Palestina, tidak ada yang tahu, apakah roda pendidikan di Palestina akan berjalan atau tidak. Di samping banyak keluarga yang tidak mampu membayar biaya sekolah untuk anak-anak mereka, muncul pula kemungkinan aksi mogok mengajar yang dilakukan sejumlah guru lantaran mereka tak menerima honor mengajar sebagaimana mestinya.

» Read more....

Mari, Selamatkan Palestina!



TRAGEDI bangsa Palestina yang terus diduduki dan diserang oleh Israel, mengundang simpati dunia. Di Indonesia, Jemaah Muslimin (Hizbullah) siap mengirim 1.000 orang relawan ke Palestina. Langkah tersebut diambil untuk membantu warga Palestina.

Saat ini Hizbullah Indonesia sedang melakukan lobi-lobi intensif dengan beberapa dubes di Indonesia, dalam rangka mencari kemudahan visa untuk dapat masuk ke Palestina.

Tenaga relawan yang dikirimkan merupakan tenaga medis, serta tenaga serba guna yang dapat digunakan dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak. Rata-rata para relawan Hizbullah itu berpengalaman dalam menangani jatuhnya korban massal. mereka sudah pernah membantu saat terjadi gempa di Yogyakarta dan tsunami di Aceh.

Karenanya, Hizbullah berharap supaya pemerintah dapat memberikan kemudahan dalam pengurusan visa agar para relawan dapat segera membantu warga Palestina. Karena kejadian ini bukan hanya urusan kaum muslim saja, tapi masalah kemanusiaan secara luas. Sebab di Palestina, khususnya di Yerusalem, itu muara dari beberapa agama, ada Islam, Kristen, Katholik, dan Yahudi.

Terlepas dari itu semua, satu hal yang tak terpikirkan, baik oleh Israel, maupun Hamas adalah soal masa depan Palestina. Sikap antagonistik dan oposisional Israel-Hamas, pada akhirnya akan menyulitkan Palestina. Di satu sisi, Israel menolak eksistensi Hamas. sebaliknya, Hamas menolak keberadaan Israel.

Pada akhirnya, sebagaimana dicatat analis Zuhairi Misrawi, kepentingan Palestina harus diletakkan di atas segala-galanya. Termasuk bagi Israel yang sedang melancarkan serangan, bahwa apa yang mereka lakukan saat ini pada hakikatnya hanya menyusahkan warga sipil dan menambah penderitaan bagi Palestina. Serangan mereka kali ini hanya membangkitkan benih-benih radikalisme di Timur Tengah dan dunia pada umumnya.

Presiden SBY sudah menegaskan pemerintah dan bangsa Indonesia konsisten untuk terus mendukung perjuangan bangsa Palestina dalam mempertahankan hak dan kedaulatannya.

Dalam pidatonya pada Tabligh Akbar memperingati tahun baru Islam 1430 Hijriyah di Masjid Istiqlal Jakarta, Selasa (30/12), Presiden SBY mengatakan dukungan itu diwujudkan dengan keprihatinan dan seruan kepada dunia untuk menghentikan serangan Israel di Jalur Gaza.

Serangan Israel yang tidak proporsional dengan korban jiwa yang begitu besar, merupakan tragedi yang benar-benar tidak bisa kita lupakan. Indonesia mengecam keras aksi Israel itu dan mendesak agar PBB mengambil langkah konkret untuk menghentikan aksi Israel. Indonesia mengajak semua pihak untuk membantu menghentikan serangan tersebut.

Presiden telah mengirim surat kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Presiden DK PBB agar kedua lembaga itu mengeluarkan resolusi bagi Israel untuk menghentikan serangannya ke Jalur Gaza. Indonesia berpendapat DK PBB harus bersidang secara formal untuk mengeluarkan resolusi kemudian bisa betul-betul memaksa Israel untuk menghentikan serangan-serangan.

Indonesia juga mengimbau agar Israel dan Palestina kembali masuk ke proses perdamaian seperti setengah tahun lalu agar tercipta keamanan dan perdamaian di Jalur Gaza.***

» Read more....